Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA) yang berlokasi di Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara. Kehadirannya merupakan wujud komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat Tapanuli Bagian Selatan, sekaligus berperan dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Cikal bakal berdirinya UMTS bermula pada tahun 1983 ketika Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tapanuli Selatan berkoordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah di Padangsidimpuan. Hasil dari koordinasi tersebut melahirkan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Cabang Padangsidimpuan yang mulai menerima mahasiswa baru pada tanggal 15 Juli 1983 dengan membuka dua fakultas, yaitu Fakultas Keguruan (Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Jurusan Administrasi Negara). Pada angkatan pertama, sebanyak 117 mahasiswa resmi diterima sebagai mahasiswa baru.
Perkembangan institusi berlangsung dengan pesat. Berkat wakaf tanah dari Hj. Aisyah Nasution, Muhammadiyah membangun kampus permanen di Jalan Sutan Muhammad Arief, Padangsidimpuan. Pembangunan kampus ditandai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 3 September 1983, yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.
Pada tahun 1985, lembaga ini berkembang menjadi tiga sekolah tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Muhammadiyah, serta Sekolah Tinggi Hukum Muhammadiyah. Ketiga sekolah tinggi tersebut memperoleh status terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi landasan bagi pembentukan universitas.
Berdasarkan rekomendasi Koordinator Kopertis Wilayah I Sumatera Utara tanggal 12 Mei 1986, ketiga sekolah tinggi tersebut resmi digabungkan menjadi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Pada awal berdirinya sebagai universitas, UMTS memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Hukum.
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi, UMTS terus melakukan pengembangan kelembagaan. Pada Tahun Akademik 1986/1987 dibuka Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan. Selanjutnya, pada Tahun Akademik 1989/1990 didirikan Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin sebagai bentuk penguatan pendidikan keislaman sekaligus pengembangan keilmuan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dalam perjalanannya, UMTS terus bertransformasi melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasarana, serta pembukaan program-program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dunia kerja. Saat ini, UMTS memiliki 5 (lima) fakultas yang menyelenggarakan 19 (sembilan belas) program studi, termasuk 1 (satu) Program Profesi, dengan berbagai program studi yang telah memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai bidang keilmuannya.
Hingga saat ini, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di kawasan Tapanuli Bagian Selatan. UMTS menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai bidang ilmu, antara lain kependidikan, hukum, ilmu sosial dan politik, pertanian, peternakan, pendidikan agama Islam, teknologi informasi, kesehatan, dan bidang ilmu lainnya. Selain menyelenggarakan pendidikan, UMTS juga aktif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, industri, dan berbagai lembaga nasional maupun internasional sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Sebagai bagian dari jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA), Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan senantiasa berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing. Melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, UMTS terus berupaya mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, berkarakter Islami, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan kawasan Tapanuli Bagian Selatan.
.png)