Back

Kandang Percobaan Ternak UMTS

Display Berita Web (4).png

Kandang percobaan merupakan fasilitas Kandang Mix Farming milik Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), yang berlokasi di kawasan Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Fasilitas ini dibangun dengan desain terbuka-berventilasi baik, memadukan konstruksi kayu dan rangka baja/galvanis dengan atap seng gelombang, serta dinding berjarak/berkisi untuk sirkulasi udara maksimal — sangat cocok dengan iklim tropis Sumatera Utara.

Fasilitas & Bentuk

  1. Konstruksi bertingkat/berderet panjang: memungkinkan pembagian unit perlakuan atau kelompok ternak secara terpisah namun terintegrasi.

  2. Dinding berbilah/kisi-kisi kayu dan kawat jaring: menjaga sirkulasi udara, cahaya, serta memudahkan pemantauan dan pengawasan.

  3. Lantai beton dan akses jalan khusus: memudahkan sanitasi, pemberian pakan, penanganan hewan, serta pengelolaan kotoran.

  4. Unit kandang terpisah dengan pintu pengaman: memungkinkan percobaan dengan kelompok perlakuan berbeda secara terkontrol.

  5. Bangunan pendamping berwarna biru: berfungsi sebagai ruang penunjang — kantor pengelolaan, gudang pakan, atau ruang persiapan praktikum.

Kandang sebagai Lahan Praktik & Pengalaman Belajar

Kandang ini bukan sekadar tempat memelihara hewan, melainkan laboratorium lapangan hidup yang menjembatani teori di kelas dengan praktik nyata. Bagi mahasiswa Prodi Peternakan UMTS, kegiatan yang dilakukan meliputi:

a. Penerapan Ilmu Secara Langsung

  1. Mahasiswa mempraktikkan pemeliharaan, pemberian pakan, pengelolaan kandang, pemantauan kesehatan, dan perkembangan ternak secara langsung — bukan hanya dari buku.

  2. Mengamati hubungan antara desain kandang, iklim mikro, kenyamanan hewan, dan produktivitas — misalnya pengaruh ventilasi, suhu, dan kelembapan terhadap pertumbuhan.

b. Percobaan & Penelitian Ilmiah

  1. Setiap unit kandang dapat dijadikan kelompok perlakuan berbeda untuk uji coba: jenis pakan, rasio pakan, metode pemeliharaan, atau pengujian genetik ternak.

  2. Hasil pengamatan langsung menjadi dasar laporan praktikum, skripsi, maupun publikasi.

c. Pembentukan Keterampilan Kerja

  1. Mahasiswa belajar manajemen harian: jadwal pemberian pakan, pencatatan pertumbuhan, sanitasi, penanganan kotoran, hingga penanganan hewan saat pemeriksaan kesehatan.

  2. Melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan memecahkan masalah lapangan — misalnya saat cuaca berubah atau muncul tanda gangguan kesehatan hewan.

d. Pemahaman Sistem Usaha Peternakan

  1. Mahasiswa tidak hanya belajar teknis pemeliharaan, tetapi juga aspek ekonomi dan manajemen: perhitungan biaya pakan, tingkat kematian, siklus produksi, hingga pemasaran hasil ternak.

  2. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan — banyak lulusan UMTS siap membuka usaha peternakan mandiri setelah lulus.

Kandang Ternak di Lingkungan Universitas

Secara umum, kandang ternak di universitas berfungsi sebagai Teaching Farm / Stasiun Percobaan dengan peran utama:

Fungsi

Penjelasan

Pembelajaran Praktik

Tempat mahasiswa menerapkan teori anatomi, fisiologi, nutrisi, genetika, kesehatan, dan manajemen peternakan secara langsung

Penelitian

Menjadi lokasi uji coba teknologi pakan, bibit unggul, sistem pemeliharaan, dan pengendalian penyakit ternak

Pusat Edukasi Masyarakat

Menjadi model peternakan baik bagi petani sekitar, tempat kunjungan sekolah, serta penyebaran teknologi tepat guna

Produksi & Pendukung Biaya

Sebagian hasil produksi dapat dijual untuk menutupi biaya operasional, sehingga mandiri secara ekonomi

Pengembangan Inovasi

Menguji sistem kandang baru, teknologi pengelolaan limbah, atau pakan alternatif sebelum diterapkan secara luas

Keunggulan kandang universitas dibanding peternakan biasa adalah standar pengelolaan berbasis ilmu: pencatatan data lengkap, perlakuan terukur, kebersihan terjaga, dan setiap kegiatan memiliki tujuan pembelajaran atau penelitian.

Kandang percobaan ternak UMTS di gambar adalah bukti nyata fasilitas pendidikan peternakan yang dirancang untuk menghasilkan lulusan tidak hanya cerdas secara teori, tetapi terampil, mandiri, dan siap bekerja atau berwirausaha di lapangan. Desainnya yang kokoh, terbuka, dan terstruktur mendukung pembelajaran yang aman, nyaman, dan ilmiah — sejalan dengan visi universitas mencetak generasi peternak modern yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.