Back

Lahan Praktik Pertanian UMTS

Lahan Praktik Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) merupakan sarana laboratorium alam (outdoor laboratory) yang dirancang untuk mendukung kegiatan pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa program studi Agroteknologi. Kehadiran lahan praktik ini menjadi sarana penghubung utama antara teori keilmuan yang dipelajari di ruang kelas dengan penerapan nyata di lapangan.

Deskripsi Fisik dan Fasilitas Lahan Praktik

  1. Area Percobaan dan Bedakan Tanaman (Plot Research):

    • Petak-petak lahan (plotting) yang ditandai dengan patok kayu dan papan nama/label percobaan. Hal ini memfasilitasi mahasiswa dalam melakukan penelitian terstruktur, seperti uji varietas, perlakuan pemupukan, hingga pengamatan tumbuh kembang tanaman secara individual.

    • Diversitas komoditas, adanya tanaman pangan (seperti jagung), tanaman hortikultura/sayuran pada bedengan, hingga pembibitan (seeding) pada polybag.

  2. Fasilitas Kebun Percobaan & Rumah Kaca (Greenhouse/Screenhouse):

    • Terdapat struktur screenhouse (rumah kassa/jaring) berbahan besi/kawat halus yang difungsikan untuk isolasi hama, pemuliaan tanaman, atau pengujian terkontrol tanpa gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT) dari luar.

    • Terdapat bangunan pendukung seperti gudang alat, kandang/sarana pendukung peternakan/kompos, serta tangki penampungan air untuk kebutuhan irigasi lahan.

Lahan Praktik sebagai Upaya Nyata dalam Pembelajaran

  1. Penerapan Experiential Learning (Pembelajaran Berbasis Pengalaman):

    • Pengolahan Lahan secara Manual dan Mekanis: Mahasiswa dilatih langsung melakukan tillage (pengolahan tanah) menggunakan cangkul maupun mengoperasikan mesin pertanian modern seperti lawn mower / alat pemotong rumput untuk pembersihan lahan. Ini mengasah keterampilan teknis (hard skills) yang sangat dibutuhkan di dunia kerja pertanian.

    • Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman: Aktivitas nyata mencakup penyiraman, pemangkasan, pemupukan, hingga teknik pembibitan media polybag.

  2. Penguatan Metode Ilmiah dan Riset Agroteknologi:

    • Penataan plot-plot penelitian dengan penanda transparan melatih mahasiswa mengaplikasikan Rancangan Acak Kelompok (RAK) atau Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara presisi.

    • Mahasiswa mengamati parameter pertumbuhan secara berkala (tinggi tanaman, jumlah daun, bobot panen) langsung dari objek tanaman di lahan.

  3. Pengenalan Sistem Pertanian Berkelanjutan:

    • Keberadaan area tanaman pangan, pembibitan, dan struktur greenhouse mengajarkan pola integrasi pertanian (integrated farming system), pengelolaan tanah berbasis konservasi, serta perlindungan tanaman secara ramah lingkungan.

Lahan praktik ini tidak hanya menjadi tempat belajar bercocok tanam, tetapi juga membentuk mentalitas mahasiswa Agroteknologi UMTS agar memiliki ketahanan fisik, pemahaman agronomi yang kuat, serta jiwa wirausaha di bidang pertanian (agripreneurship).